Taruhan Bola Posisi Ideal Jika Bale Di Manchester United

Soccer - UEFA Europa League - Round of 16 - First Leg - Tottenham Hotspur v Inter Milan - Tottenham Hotspur Training - Enfield Training Ground

Posisi Ideal Jika Bale Di Manchester United

Taruhan Bola – Kehadiran Bale akan menambah dimensi baru ke serangan United, yang tahun lalu hanya dapat menyarangkan 9 gol dari luar kotak penalti, 6 gol lebih sedikit daro 15 golnya di luar kotak penalti musim lalu. Setelah menelan kekalahan pada 2 dari 3 pertandingan pertamanya sebelum dimulainya Liga Primer, David Moyes akan berusaha meningkatkan kekuatan skuatnya dalam menyonsgong musim depan. Mendatangkan pemain seperti Bale tidak hanya akan menambah kekuatan skuatnya, namun juga akan mengirim pernyataan yang jelas kepada rival-rivalnya dalam perbeutan gelar juara.

Yang akan menjadi masalah apabila Bale benar-benar bergabung dengan United adalah posisinya di starting XI. Di bawah asuhan Villas-Boas, Bale diberi kebebasan untuk berkreasi dalam skema 4-2-3-1, dan kemungkinan akan berlanjut di musim depan dalam skema baru 4-3-3, menyusul pembelian Paulinho. Bale kemungkinan akan memulai kikcoff di posisi sayap kiri seperti biasanya, namun kecenderungannya untuk masuk ke dalam di belakang striker tunggal dapat menambah koleksi 9 golnya dari luar kotak penalti. Sedangkan Moyes, yang sering menggunakan skema 4-4-1-1 saat membesut Everton musim lalu pada 28 dari 38 pertandingan, dan sikapnya yang mempertahankan Rooney dan opsi untuk memberikan peran pemain nomor 10 kepada Kagawa, kemungkinan akan menempatkan Bale di sayap kiri dari barisan 4 gelandang. Meskipun posisi ini tidak akan serta merta mengurangi pengaruh Bale seluruhnya, namun perkembangannya dari pemain sayap menjadi gelandang serang ala Ronaldo dapat terhambat.

Argumentasi ini didukung dengan fakta bahwa semua 9 gol Bale dari luar kotak penalti dicetaknya dari posisi tengah, walaupun dua di antaranya — saat melawan Liverpool dan Newcastle United — adalah tendangan bebas. Dengan akurasi tembakan yang impresif (44,2%), Bale selalu mencoba mengetes kemampuannya untuk melepaskan tembakan dari jarak jauh, dengan total 73 tembakan ke gawangnya — terbanyak di Liga Primer musim lalu — membantunya mencetak 21 golnya. Dengan prosentase dribble yang sukses sebesar 42,8%, dapat dikatakan posisi terbaiknya telah berganti dari sayap kiri menjadi di tengah di belakang striker tunggal, terutama setelah angka teesebut turun 5% dari 47,8% si musim 2011/2012. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa hanya Leighton Baines (247) dan Robert Snodgrass (211) yang lebih banyak¬† mencatatkan umpan terobosan yang tidak akurat daripada Bale (210) di Liga Primer tahun lalu. Akurasi umpan terobosannya, seperti prosentase dribelnya yang sukses, juga turun dari musim sebelumnya, dari 23,6% menjadi 22,8%.

Lebih jauh lagi, akurasi umpan terobosannya yang sebesar 22,8% di musim lalu tersebut bisa dijelaskan dengan fakta bahwa hanya Jonathan De Guzman (49) dan Leighton Baines (48) yang lebih banyak mencatatkan umpan terobosan akurat dari sepak pojok daripada Bale (36) musim lalu. Yang bisa disimpulkan dari data-data di atas asalah bahwa Bale jelas-jelas sedang berada dalam proses evolusi dari pemain sayap menjadi penyerang di tengah, dapat bergerak di sepanjang lini depan untuk membahayakan lawan, bukan dengan assist, tapi dengan gol. Moyes mungkin lebih condong untuk menempatkan Bale — apabila dia benar-benar bergabung dengan United —¬† di posisi sayap kiri untuk mengakomodasi Rooney atau Kagawa yang berada di belakang Van Persie, namun posisi terkuatnya justru adalah mendukung Van Persie di belakangnya, daripada menjadi bagian dari barisan gelandang United. Taruhan Bola