Taruhan Bola Persipura Juara Indonesian Super League

Persipura Juara Indonesian Super League

Persipura Juara Indonesian Super League

Taruhan Bola – Kompak dan sangat stabil, mungkin dua kata itu sangat pantas untuk di sematkan pada Juara Liga Super Indonesia, Persipura Jayapura. Dua gol yang di lesatkan Boaz Salossa dan Patrich Wanggai ke gawang Persiwa Wamena, Rabu (31/7) sudah lebih dari cukup untuk memastikan jagoan asal Papua ini juara ISL 2012-2013. Ini gelar keempat bagi tim yang bermarkas di stadion Mandala, Jayapura, setelah pada 2005 (liga Indonesia), 2008-2009 dan 2010-2011 juga menjadi yang terbaik di pentas sepak bola tanah air.

Menurut Jacksen pelatih Persipura, kunci sukses timnya dapat menjuarai liga adalah kekompakan dan stabilitas tim yang sudah lama dibangun. Jacksen sangat bahagia dan bangga atas perjuangan yang tak kenal lelah dari para punggawa Persipura. Didukung persiapan yang matang, dana yang cukup baik dan materi pemain yang berkelas di semua lini, dapat dikatakan bahwa Persipura sempurna. Sampai saat ini tim asuhan Jacksen tersebut hanya menelan satu kekalahan ketika bertandang  ke kandang Barito Putera. Tim besar di Indonesia pun tak mampu mengatasi ketangguhan Persipura. Keputusan manajemen untuk mempertahankan Jacksen sebagai pelatih kepala sungguh sangat tepat. Tuah pelatih berkebangasaan Brasil itu masih terbukti. Menukangi Boaz Salossa dan kawan kawan sejak tahun 2008, ini adalah gelar ketiganya di pentas sepak bola tanah air. Kemenangan pertama ia dapat pada tahun 2008-2009, disusul dengan tahun 2010-2011, dan kini 2012-2013.

Berikut adalah sedikit profil dari Jacksen F. Tiago. Lahir di Rio de Janeiro, 28 mei 1968, Jacksen bukan pendatang baru di persepakbolaan tanah air. Ia memulai debutnya bersama Petrokimia Putra dan selanjutnya menjadi pilar bagi sederet tim papan atas seperti PSM Makassar serta Persebaya Surabaya dan sempat bermain satu musim bersama Geylang United. Jacksen kembali memperkuat Bajul Ijo pada musim 1999-2000. Tidak hanya sukses di dalam negeri Jackson juga membuat gebrakan di AFC. Pemain terbaik Liga Indonesia 1996/1997 itu membawa tim Mutiara Hitam ke perempat final Piala AFC Cup 2011. Hal ini sangat jarang terjadi, biasanya tim Indonesia hanya terhenti di fase Group.

Dengan sederet prestasi yang berhasil ia cetak, wajar kalau Badan Tim nasional menunjuk Jackson sebagai pelatih Timnas Senir. Strategi nya mendapat pujian ketika mampu merepokan Belanda dalam laga persahabatan juni silam. Walau akhirnya kalah 3-0, Indonesia mendapat pujian karena memaksa Belanda untuk bermain imbang pada babak pertama. Seperti di ketahui bahwa Belanda diperkuat nama besar seperti Robben, Persie, Sneijder. Pujian serupa juga di tujukan pada Jackson dan pemainnya tatkala menjamu Liverpool 20 juli lalu. Belajar dari kekalahan telak atas Arsenal pada laga sebelumnya, Timnas hanya kalah 2-0 dari Liverpool. Yang cukup mengejutkan Timnas mampu merepotkan lini belakang Liverpool. Kini Jackson memiliki misi yang sangat berat. Ia harus membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2015. Indonesia berada di Group C satu Group dengan Arab Saudi, China, dan Irak. Setelah pada dua laga awal timnas kalah, maka melawan China tidak ada kata lain untuk Jackson selain Menang ata China pada 15 Oktober mendatang. Taruhan Bola