Taruhan Bola Persib Optimis Untuk Mengejar Arema

Persib Optimis Untuk Mengejar Arema

Persib Optimis Untuk Mengejar Arema

Taruhan Bola - Target Persib untuk memperoleh poin penuh saat laga tur ke Pulau Kalimantan di kompetisi Indonesia Super Leaguepada musim 2012-2013 tidak bisa dicapai. Persib hanya bisa membawa dua poin ketika kembali ke Kota Kembang. Dua poin berhasil diraih sesudah anak asuh Djadjang Nurdjaman tersebut menahan imbang Barito Putra dengan skor 2-2 pada 26 Juli 2013 dan hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1 atas Persiba Balikpapan pada laga yang digelar pada 30 Juli 2013.

Djadjang menyatakan bahwa tim pelatih sangat bersyukur Persib mampu membawa pulang poin. Walaupun target untuk meraih poin sebenarnya belum bisa dicapai sepenuhnya. Target empat poin gagal mereka raih namun Djadjang merasa poin yang didapat kali ini sudah cukup bagus. Persib berhasil meraih dua poin dari target empat poin ketika melakoni tur Kalimantan. Dengan hasil imbang 1-1 dari Persiba Balikpapan dalam lanjutan Indonesia Super League menjadikan Maung Bandung akhirnya naik satu tingkat di klasemen sementara. Nilai 56 yang dikumpulkan oleh Persib sama dengan nilai yang dimiliki oleh Arema Indonesia dan Sriwijaya FC.

Tapi, keunggulan selisih gol Persib hanya dari Sriwijaya FC, maka Persib hanya naik satu tingkat saja yaitu ke tingkat ketiga klasemen sementara. Dengan hasil ini maka Persib harus rela jika posisi kedua ditempati oleh Arema Indonesia. Sementara itu Sriwijaya ada di peringkat keempat. Djadjang menuturkan Persib masih unggul satu pertandingan demi mengejar poin yang diraih oleh Arema Indonesia. Baik persib maupun Arema sama-sama mengoleksi poin 56. Namun beruntung bagi Persib karena masih menyisakan satu laga tandang melawan Persija Jakarta. Djadjang mengaku unggul satu permainan dan para pemain harus tetap semangat untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Setelah hanya mampu meraih hasil imbang, Arsitek Persib yaitu Djadjang Nurdjaman menyinggung kembali soal lapangan Stadion Persiba. Djadjang mengakui jika anak asuhnya tidak bisa mengembangkan permainan mereka karena kondisi lapangan yang penuh pasir dan konturnya yang keras. Pelatih berumur 52 tahun tersebut mengungkapkan bahwa pasukan Maung Bandung menjadi kurang maksimal dalam mengontrol bola. Meskipun permainan Pangeran Biru terpengaruh oleh kondisi lapangan yang buruk, namun Djanur menyikapi bahwa timnya bermain agak berimbang. Secara permainan kedua tim berimbang. Pada saat kunjungan mereka ke markas Persiba, sebenarnya Persib telah menjajaki lapangan pada sesi uji lapangan pada hari Senin 29 Juli yang lalu.

Djadjang menyatakan bahwa kondisi lapangan sudah diperkirakan bisa membuat kesulitan gaya bermain yang dia terapkan untuk Abanda Herman dan kawan-kawan. Meskipun sempat terkendala dengan kondisi lapangan yang buruk namun beruntung karena Persib masih bisa bermain imbang dan tidak kehilangan poin. Walaupun disesalkan namun pertandingan telah berakhir dan Persib bersiap untuk laga terakhir mereka. Taruhan Bola