Taruhan Bola Membahas Formasi 3 – 4 – 3

Membahas Formasi 3 – 4 – 3

Membahas Formasi 3 – 4 – 3

Taruhan Bola – Diluar Napoli, Bielsa, serta Pep, kita akan kesulitan menemukan klub rata-rata yang menggunakan formasi tiga bek sejajar. Spurs pernah bermain dengan formasi tersebut dalam paruh musim sebelum kedatangan AVB, Liverpool juga bermain dengan formasi ini disaat terakhir Kenny Dalglish. Adakah yang meraih trofi?

Klub terakhir yang menggunakan formasi 3 – 4 – 3 di Inggris adalah Wigan Athletic. Mereka sukses menghindarkan diri dari jerat kematian relegasi sejak bertahun-tahun. Tapi akhirnya dengan formasi itu pula, mereka harus rela turun kasta musim depan. Tim yang sering memakai formasi 3 – 4 – 3 sering terlihat superior sebelum dihadapi. Padahal penggunaan tiga bek dibelakang tak ada hubungannya dengan kualitas tiga bek yang ada, dalam beberapa kasus malah penggunaan tiga pemain dibelakang karena stok bek sayap yang kurang. Wigan pernah mengalami masa jaya dengan formasi 3 – 4 – 3 karena Martinez memang suka dengan sepakbola fluid. Martinez saat itu ingin memanfaatkan kedataran dalam formasi 4 – 4 – 2.

Dalam formasi tersebut, pemain berlari dalam tiga level yakni defense, midfield, dan forward. Tapi dalam formasi 3 – 4 – 3, tim dapat membuat dua fase dalam 4 – 4 – 2 bisa ditangani hanya oleh tiga orang dibelakang. Selain itu nilai lebih formasi ini menurut Martinez bisa membuat pergerakan tanpa bola yang bagus antara gelandang dan tiga orang pemain di depan. dengan formasi ini Wigan bisa memainkan sepakbola positif dan aatraktif karena bisa mengkreasikan umpan dari berbagai sudut serta memperbolehkan pemain untuk bergerak dengan cara yang tak biasa di lapangan. Hasilnya adalah lawan yang kesulitan untuk memarking pemain kunci mereka, bahkan sulit untuk merebut bola.

Namun seperti yang dikatakan diawal tulisan ini, penggunaan formasi 3 – 4 – 3 harus berlandaskan pada tiga bek tengah yang berkualitas di lini belakang serta gelandang bertahan yang pandai membaca permainan. Barcelona dan Bilbao dalam beberapa kesempatan bisa tampil bagus saat menggunakan formasi ini karena mereka memiliki bek tengah dan gelandang bertahan yang tangguh. Dua hal inilah yang tak dipunyai Wigan dan membuat mereka harus berlaga di Divisi Championship musim depan. Formasi 3 – 4 – 3 terbukti memang sangat sulit untuk dipertahankan untuk menuju sukses, lain dengan formasi populer 4 – 4 – 2 dikalangan pelatih yang terbukti sangat sukses membawa klub-klub menjuarai berbagai macam turnamen. Taruhan Bola