PSSI Undur Tenggat Waktu Klub Selesaikan Masalah Keuangan

PSSI Undur Tenggat Waktu Klub Selesaikan Masalah Keuangan

PSSI Undur Tenggat Waktu Klub Selesaikan Masalah Keuangan

PSSI sebagai federasi yang melakukan tahap verifikasi dan pemberian lisensi untuk klub yang lolos tahapan verifikasi akan memberi tenggat waktu baru kepada klub-klub yang megikuti tahap verifikasi  untuk segera menyelesaikan permasalahan keuangan yang dialami klubnya. Dari tenggat waktu awal yang sudah ditentukan sebelumnya oleh PSSI yakni tanggal 17 Desember menjadi tenggat waktu yang baru yakni tanggal 20 Desember. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, PSSI telah meloloskan 22 klub yang lolos tahapan verifikasi dan akan berkompetisi di kasta tertinggi di Indonesia musim depan setelah melakukan tahapan verifikasi itu kepada klub-klub yang akan mengikuti kompetisi musim depan. Ke 22 klub yang lolos tahap verifikasi terdiri dari empat klub yang berasal dari kompetisi yang dianggap illegal yaitu Indonesia Premier League (IPL) dan 18 klub sisanya berasal dari Indonesia Super League (ISL).

Keempat tim yang berasal dari IPL dan lolos tahapan verifikasi adalah tim yang sebelumnya mengikuti babak play off di kompetisi IPL dan memenangi pertandingan Play off menghadapi tim-tim dari IPL lainnya. Namun diantara 22 klub tersebut masih ada sembilan klub yang masih bermasalah dengan keuangan klub. Mereka adalah Persijap Jepara, dan Persiba Bantul yang berasal dari IPL, serta Sriwijaya FC, Arema Indonesia, Pelita Bandung Raya, Persela Lamongan, Persepam Madura United, dan Perseru Serui dari ISL. “Kenapa menjadi tanggal 20? Karena kami mengirim surat kepada klub pada tanggal 13 Desember sehingga diberi waktu sepekan menjadi 20 Desember. Diharapkan pada tanggal itu klub-klub sudah menyelesaikan semua permasalahannya,” ujar Sekjen PSSI, Djoko Driyono, di Kuningan, Jakarta, Selasa (17/12/2013). Setelah itu Komite Eksekutif mengadakan rapat pleno pada tanggal 20 Desember atau 22 Desember. Intinya semua selesai di minggu ini. Dan klub-klub yang masih bermasalah diharapkan mampu memeuhi syarat yang diminta.

“Sebenarnya ada enam klub yang mempunyai masalah paling serius diantaranya Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya (PBR), Persijap Japara, Persela Lamongan, Arema, dan Persiba Bantul. Itu tim yang fokus. Sementara untuk tim yang lain lebih fokus untuk melakukan banding.” Selain memberikan tenggat waktu untuk klub-klub yang belum menyelesaikan masalah keuangan, PSSI juga memberi tenggat waktu yang sama untuk klub-klub yang ingin mengajukan banding atas hasil verifikasi. Sejauh ini ada beberapa klub yang dinyatakan tidak lolos dalam tahap verifikasi dan telah melakukan banding seperti Pro Duta FC, Persepar Palangkaraya, dan Perseman Manokwari. Terkait hal tersebut, Joko menegaskan tidak menjadi masalah. Kami tidak melihat siapa saja yang melakukan banding. Kub manapun boleh mengajukan banding karena posisi PSSI untuk mengkonfirmasi.