Persela Diprediksi Akan Sulit Lolos Verifikasi

Persela Diprediksi Akan Sulit Lolos Verifikasi

Persela Diprediksi Akan Sulit Lolos Verifikasi

Persela Lamongan yang mana saat ini dapat menunjukkan adanya sebuah pergerakan dengan mengintrak pelatih yaitu Eduard Tjong yang mana juga akan dapat memulai adanya sebuah seleksi yang akan dilakukan pada para pemain. Kendati demikian ini, hal ini tentu saja bukan berarti semuanya akan dapat berjalan dengan baik dan juga lancar. Pasalnya saat ini Persela masih memiliki satu kendala masalah yaitu adanya tunggakan gaji para pemain pada musim lalu. Hal inilah yang membuat Persela ditinggalkan banyak pemain penting yang mana memang seharusnya adalah menjadi penguat dari tim ini. Setidaknya ada lima pemain inti Persela yang hengkang, yang mana rata-rata masalah yang dihadapi oleh mereka adalah masalah tunggakan gaji yang memang seharusnya sudah didapatkan oleh para pemain tersebut. Karena adanya persoalan tersebut tentu saja akan membuat adanya anggapan bahwa Persela Lamongan tak akan bisa untuk masuk dalam verifikasi pada musim depan.

Salah satu pemain yang mana telah tergabung dalam salah satu klub yang ada di Jawa Timur mengatakan jika PSSI melakukan adanya seleksi verifikasi pertandingan musim depan ini dengan professional maka nantinya klub Persela Lamongan ini tidak akan bisa untuk lolos dari verifikasi yang akan mereka lakukan. Dengan adanya persoalan gaji yang mana tak kunjung diselesiakan ini tentu saja ajaib jika klub ini akan masuk dalam verifikasi, bahkan APPI juga telah mengatakan bahwa sampai dengan November ini ada beberapa pemain Persela Lamongan yang belum juga mendapatkan sebuah gaji. Sejumlah pemain dari klub ini pun akhirnya lebih memilih untuk hengkang dibandingkan bertahan dengan klub Persela, yang mana mereka tidak ingin diperlakukan sebagai pemain tak professional. Hal ini tentu saja menjadi sebuah pembelajaran yang sangat baik bagi manajemen klub yang mana memang seharusnya dapat memperlakukan para pemain itu dengan professional.

Salah satu pemain yang mana mengatakan bahwa memang dengan adanya tunggakan gaji ini membuatnya dan juga kawan-kawanya yang lain sepakat untuk tak bermain bersama dengan Persela Lamongn ini. Mereka mengaku bahwa keputusan yang diambilnya ini adalah keputusan yang sangat baik dan juga diluar sana masih banyak klub yang serius dan akan dapat mereka naungi. Pada awal musim yang lalu memang klub tak mempunyai tunggakan gaji, namun tiga bulan terakhir ini para pemain tak kunjung diberikan gaji yang mana seharusnya adalah yang menjadi haknya. Jika pihak manajemen tidak melakukan adanya tunggakan gaji para pemain, mungkin saja nantinya para pemain ini tidak akan hengkang dari Persela. Namun setelah adanya putaran yang kedua ISL gaji pun terlihat mulai seret dan akhirnya penunggakan gaji sampai dengan tiga bulan lamanya.