Patrick Vieira Salah Menilai Arsenal

Patrick Vieira Salah Menilai Arsenal

Patrick Vieira Salah Menilai Arsenal

Patrick Vieira telah mempertanyakan kredensial gelar untuk mantan klubnya meskipun awal yang brilian mereka musim ini. Jika ada orang di sekitar kamp Arsenal yang di tanya selama musim panas di mana Arsenal akan berada dalam 15 pertandingan dalam jadwal Premier League, tentu tidak ada akan ada yang pernah menyatakan bahwa mereka akan berada lima poin di puncak klasemen. Sebuah periode penuh gejolak mencakup bulan Juni, Juli dan Agustus melihat pendukung menyesali apa yang mereka yakini sebagai kurangnya ambisi klub, menyebut keputus asaan pada Arsene Wenger untuk menghabiskan uang di bursa transfer. Tentu saja, kekalahan di hari pembukaan dari Aston Villa di Emirates tampaknya menjadi pertanda bagi kesengsaraan lebih lanjut untuk masa yang akan datang, tapi tiba-tiba mendung tersebut berhasil di singkirkan dan kemenangan di dapatkan sebagaimana Mesut Ozil melenggang ke London utara pada hari batas waktu transfer. Belum ada sejumlah besar keburukan pada The Gunners sejak 17 Agustus untuk bencana yang di berikan anak asuh Paul Lambert, seperti catatan mereka yang telah ternoda hanya dua kali kekalahan di bulan-bulan berikutnya antara Liga Champions dan Premier League, pertama dengan Borussia Dortmund dan satu bulan kemudian oleh Manchester United.

Namun Vieira tetap yakin dengan tim dimana ia pernah menjadi kapten, percaya bahwa dua elemen kunci untuk menjadi juara telah hilang di Emirates. “Ketika Anda melihat Arsenal, mereka memainkan sepakbola fantastis. Tapi kadang-kadang Anda perlu untuk memenangkan pertandingan saat bermain buruk, dan saya tidak berpikir Arsenal mampu saat ini, “katanya kepada Daily Mirror. “Mungkin disana terdapat kurangnya kepemimpinan – mereka tidak memiliki Tony Adams, Martin Keown atau Sol Campbell,  Mereka adalah pemain yang bisa menjadi pemimpin di dalam atau di luar lapangan..” Terus terang, Viera sudah agak tidak adil untuk mantan klubnya. Penampilan buruk telah sedikit lebih jauh untuk The Gunners, namun kemenangan 1-0 atas Dortmund di Westfalenstadion pada tanggal 6 November adalah contoh utama dari tuduhan bahwa Wenger mampu menggilas kemenangan ketika tidak dalam kondisi terbaik mereka.

Tembakan pertama Arsenal datang pada menit ke-62 dimana Aaron Ramsey mengantarkan kemenangan selama pertemuan itu, di mana mereka sangat menderita di bawah satu jam pada tekanan konstan yang tanpa henti dari tim Jurgen Klopp. Kemenangan itu adalah tampilan klasik pada kualitas dimana Vieira telah berpendapat tidak ada dalam skuad London utara ‘- kemampuan untuk bertahan di lingkungan yang tidak bersahabat cukup lama di kikis oleh satu moment inspirasi. Dalam kekalahan atas Dortmund di kandang sebelumnya di babak penyisihan grup Liga Champions dan United di Old Trafford, The Gunners berada di atas untuk sebagian besar proses, mengungguli kompetisi dan menderita kebobolan lawan pada hari yang buruk dalam  situasi yang panas dalam perlombaan. Jadi contoh dari kemenangan tandang di Jerman mungkin satu-satunya bukti ketahanan Arsenal untuk penampilan buruk yang tersedia, meskipun anak asuh Wenger harus membayar dengan harga yang mahal saat melawan Everton pada akhir pekan dimana mereka gagal mendapatkan tiga poin karena Gerard Deulofeu mencetak gol brilian, tapi memberikan ilustrasi yang sempurna tentang apa yang di nyatakan oleh Vieira tentang ketidak mampuan.

Pelatih Manchester City U-21 tersebut melakukan hal tersebut untuk dirinya lebih kepada keadilan dengan pengamatan bahwa Arsenal tidak memiliki pemimpin yang pasti, namun sifat yang sedikit sama rata secara alami pada skuad tidak menyajikan masalah sampai saat ini, dan tidak ada indikasi bahwa akan itu akan jadi titik yang membuat mereka ke jalan sebuah kemunduran. Ozil tentu telah menjadi titik acuan di lapangan dalam serangan sementara Ramsey telah terlihat melampaui usianya bersama pemain veteran di lini tengah, dan pengalaman Per Mertesacker dalam pertahanan telah membuat kurangnya penyertaan pada kapten Thomas Vermaelen. Dan sebuah perincian penghalang tersebut yang telah mengangkat Arsenal sukses sejauh ini, struktur ini tampaknya cocok untuk menggantikan tempat untuk kepribadian unggul di jajaran klub. Dua pendapat Vieira pada gilirannya tampaknya didasarkan ketika mempertimbangkan landasan The Gunners dimana telah berhasil di lakukan untuk mengatur diri mereka untuk menantang raihan gelar.

Sederhananya, klub telah memenangkan sesuatu yang buruk ketika diperlukan dan menunjukkan kohesi dan mematikan di lapangan yang memandu kapal ke arah yang benar. Tidak banyak lagi yang bisa dilakukan tapi melihat di mana Arsenal melangkah dari sini, tapi jika ada kekurangan yang dapat ditemukan, mereka tampaknya berada di tempat lain selain di mana Vieira telah terlihat. Apakah Vieira salah untuk mempertanyakan kemungkinan gelar untuk Arsenal?