Bola Online Pendapat Mourinho Soal Balotelli Dan Ancelotti

Pendapat Mourinho Soal Balotelli Dan Ancelotti

Pendapat Mourinho Soal Balotelli Dan Ancelotti

Bola Online – Kecaman kembali dilontarkan oleh pelatih kepala Chelsea Jose Mourinho tentang kelakuan diving para pemain di Liga Champions. Perilaku Mario Balotelli dan Neymar adalah contoh yang diberikan Mou pada matchday kedua fase grup Liga Champions lalu. Di kotak penalti Ajax Balotelli melakukan diving dan wasit memberikan penalti yang menghasilkan gol penyama kedudukan untuk Milan. Sedangkan aksi Neymar dianggap berlebihan ketika dirinya ditendang oleh Scott Brown. Neymar berteriak dan berguling kesakitan walau hanya terjadi sedikit kontak dan kelakuannya itu mendapat kritik keras dari pelatih Celtic Neill Lennon. Dan kini Mourinho pun juga turut mengkritik dua pemain tersebut.

“Penggemar sepakbola bisa menyaksikan budaya diving yang ada di Liga Champions. Semua yang terjadi dengan insiden Neymar di Glasgow dan dengan insiden Balotelli di Amsterdam. Akibatnya satu tim harus bermain dengan 10 pemain dan mereka kalah akhirnya. Pada menit terakhir tim lainnya harus kebobolan lewat penalti. Semua itu benar-benar membuat saya sedih. Karena saya juga berkompetisi di Liga Champions maka saya peduli,” jelas Mou. Nasib Balotelli dan Neymar yang cenderung aman, oleh Mourinho dibandingkan dengan nasib Jurgen Klopp. Klopp dilarang mendampingi timnya selama dua pertandingan setelah mengancam official pertandingan ketika melawan Napoli. “Manajer Dortmund itu tidak diperbolehkan masuk ke ruang ganti dan ia tidak bisa melakukan tugasnya. Lalu apa tindakan untuk Neymar dan Balotelli?” tanya Mou.

Selain kritiknya terhadap budaya diving, Jose Mourinho tampaknya kembali mengumbar perang. Adalah pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti yang kini yang menjadi sasaran serangan mulut berbisanya. Manajer yang dijuluki The Special One ini kembali menangani Chelsea setelah memutuskan hengkang dari Madrid di akhir musim kemarin. Mourinho mengatakan bahwa Ancelotti selama ini mendapat kemudahan dengan tim warisannya, baik di Chelsea maupun saat ini di Madrid. “Jika anda melihat tim Chelsea yang bermain selama delapan tahun terakhir, tentu anda akan merasa ada hal yang lucu. Saya berada di sini selama tiga setengah tahun di kurun waktu itu, tetapi selama delapan tahun itulah tim yang sama yang saya buat dan di manajeri oleh Ancelotti,” kata Mourinho yang sukses bersama Chelsea sejak 2004 hingga 2007 dan kemudian digantikan oleh Ancelotti dan klub sukses di tahun 2010.

Mourinho kembali menegaskan jasanya dengan menyatakan, “Dalam sebuah klub tentu saja ada pemain yang datang di setiap musim. Itu normal. Namun tim Chelsea yang menjadi juara liga tiga kali (2005, 2006 dan 2010) adalah tim yang hampir sama.” Mourinho juga mengatakan bahwa Ancelotti menikmati kerja kerasnya lagi di Madrid. “Carlo boleh jadi mengganti seorang Mesut Ozil dengan Gareth Bale, tapi timnya tetaplah serupa. Inter Milan juga mempertahankan tim yang sama setelah dua tahun saya meninggalkannya, sampai mereka kemudian memutuskan untuk membuang pemain bergaji besar.” Bola Online