Bola Online Indonesia Berpeluang Di Homeless World Cup 2013

Indonesia Berpeluang Di Homeless World Cup 2013

Indonesia Berpeluang Di Homeless World Cup 2013

Bola Online – Tim nasional Indonesia mempunyai peluang untuk memimpin di Grup G pada babak kualifikasi Homeless World Cup 2013. Kepastian tersebut didapat sesudah Indonesia mengalahkan India dengan skor 9-2 dalam laga yang menentukan. Kemenangan tersebut tidak lepas dari Bonsu Hasibuan yang menerapkan strategi dengan memasang pemain yang mempunyai daya tahan fisik lebih.

Pertandingan antara Indonesia dan India berjalan sangat alot dan cenderung dalam tempo lambat. Pemain sangat berhati-hati dalam berlari karena kondisi lapangan yang basah setelah diguyur hujan es sebelum pertandingan. Kemenangan tersebut membawa tim ke peringkat pertama klasemen Grup G. Indonesia berhasil mengumpulkan 10 poin dari tiga kali kemenangan serta mengalam kekalahan sebanyak satu kali dari adu penalti. Membayangi tim Indonesia ada Argentina yang mengantongi poin 8 dari 2 kali laga. Tim Indonesia dipastikan unggul dari Skotlandia yang hingga laga ke tiga hanya mengumpulkan 6 poin. Jika Skotlandia menang pada laga terakhirnya, maka poin Skotlandia akan mencapai maksimal 9 dan masih di bawah poin yang diraih oleh tim Indonesia. Tim Argentina akan menjalani pertandingan terakhirnya melawan India yang telah meraih empat poin dari tiga laga. Laga antara Argentina dan India diundur karena panitia menghentikan pertandingan karena lapangan basah oleh air hujan.

Tim yang berhasil lolos ke tahap dua Homeless World Cup 2013 akan diacak lagi untuk mendapatkan grup baru. Panitia masih menunggu hasil dari semua pertandingan hingga saat ini. Indonesia juga akan menjalani laga persahabatan dengan Rusia agar semua peserta memperoleh kesempatan untuk bermain bola yang sama jumlahnya. Selain mempunyai peluang besar menjadi pimpinan grup, Ujang Yakub yang merupakan penjaga gawang dan kapten Indonesia memperoleh sebuah peluit berwarna merah dari wasit Hary Milas yang berasal dari Australia. Sang wasit memberikan peluit tersebut untuk Ujang karena dinilai mempunyai semangat dalam bermain bola. Tidak hanya itu, Milas juga mengatakan bahwa semangat Ujang bisa menjadi inspirasi bagi para pemain yang lain dan pecinta sepakbola jalanan yang datang di Homeless World Cup.

Pada pertandingan melawan India, pemain Skotlandia selalu ikut berteriak saat Ujang sukses menahan bola. Teriakan tersebut sama seperti teriakan yang dilakukan oleh Ujang. Jika di Indonesia teriakan itu mirip ketika penonton melihat acara Tukul ketika membawakan acara.  Ujang langsung menyalami serta berterimakasih kepada Milas karena mendapat penghargaan seperti itu. Akub menuturkan bahwa meski celana tersebut sudah sobek, namun membawa banyak keberuntungan bagi dirinya. Saat penyelenggaraan Homeless World Cup tahun 2012 di Mexico, Suherman yang merupakan kiper Indonesia, memperoleh peluit dari wasit yang sama. Namun bedanya, peluit yang diterima Suherman mempunyai warna emas dan hanya ada sejumlah 18 di dunia. Walaupun berbeda, namun semangat dan inspirasi yang disampaikan oleh kedua kiper Indonesia tersebut mendapat apresiasi dari wasit di ajang Homeless World Cup. Bola Online